Tokoh Masyarakat Gowa Apresiasi Kinerja Polda Tangkap Mafia Tanah



Investigasiplus.com

GOWA — ISU BERANTAS mafia tanah terus menguat. Diskusi para pihak di kabupaten Gowa, juga deras membahas persoalan ini.

Apalagi ketika data-data sejumlah kasus tanah telah terbuka dalam persidangan, kemudian diadakan dengan pendapat di DPRD Gowa.

Selaras dengan itu, Drs Abdul Latif Hafid, tokoh masyarakat Gowa, angkat bicara dan mengapresiasi kinerja Polda Sulawesi Selatan yang sudah mulai giat menangkap mafia tanah.

“Lebih baik lagi kalau Polda bikin tim pencari fakta independen, usut praktik mafia tanah, lalu tangkap mereka.” Demikian disebut Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa Gowa itu, Sabtu, 29 Mei 2021, ketika berdiskusi dengan sejumlah tokoh dan perwakilan dari Lembaga Swadaya Masyarakat di Warkop Abepura, Jl. Tun Abdul Razak, Gowa.

Membaca pemberitaan, yang mana petugas Sub Direktorat Harda Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan menangkap mafia tanah berinisial AK yang memanipulasi berkas kepemilikan lahan di Kabupaten Takalar, sebagaimana ditulis Faisal Mustafa, jurnalis investugasiplus.com, Selasa, 27 April 2021, maka, Drs Abdul Latif Hafid menyebut bahwa ini adalah kerja yang baik dalam mendukung instruksi Presiden dan Kapolri.

“Saya mengapresiasi Kapolda Sulsel, sebab sudah ada penangkapan buronan di Jl Baji Pamai, Kecamatan Mamajang, Makassar.Nah, bagaimana dengan oknum-oknum yang diduga mafia tanah yang ada di Gowa? Polda Sulawesi Selatan sudah bentuk Satgas Mafia Tanah, harusnya tim itu juga mendorong Polres Gowa supaya bertindak dan mengusut praktik mafia tanah di sini,” tegas Drs Abdul Latif Hafid.

Terkait penangkapan di Makassar, Kombes Pol Turman Sormin Siregar, Direktur Ditreskrimum Polda Sulsel, sudah memberikan keterangan kepada sejumlah media.

Menyinggung pemberitaan sebelumnya: Ketua DPP LSM Gempa Indonesia Amiruddin SH.Kr.Tinggi apresiasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang sudah dilaksanakan DPRD Gowa dan mengundang para pihak, Selasa, 4 Mei 2021, silam. Dalam tajuk itu, Amiruddin menjelaskan bahwa membongkar mafia tanah di Sulawesi Selatan dimulai dari Gowa sebab dari awal ada nama Sulawesi Selatan adalah Gowa, maka untuk jadi referensi membongkar mafia tanah juga dimulai dari kabupaten Gowa.

“Penting diingat, nama Gowa dikenal sebab selalu membela kebenaran.

Di zaman kerajaan Sultan Hasanuddin, sampai sekarang, kami tetap berani berjuang melawan para penjajah yang ingin menguasai tanah leluhur.” (*)

Investigasiplus.com