Sosialisasi Operasi Ketupat 2021, Humas Polda Sulsel Talk Show di Radio

Investigasiplus.com

MAKASSAR — Humas Polda Sulsel melaksanakan Sosialisasi Operasi Ketupat 2021 dengan tidak melaksanakan Mudik Lebaran serta kamseltibcar lantas dan pencegahan wabah virus  Corona Covid 19, melalui talk show di radio Celebes FM Makassar, Kamis (06/05/21).

Kasubbid Penmas Humas Polda Sulsel Kompol Muhammad Arsyad, S.Sos, MH, didampingi AKP Tanri Abeng mengatakan dengan sosialisasi ini diharapkan agar seluruh masyarakat Sulawesi Selatan menaati segala peraturan lalu lintas dan menciptakan budaya tertib berlalu lintas dan tetap mematuhi Prokes khususnya di wilayah hukum Polda Sulsel.

Kompol Muh. Arsyad, S.Sos, MH menghimbau kepada para pendengar tercinta Radio Celebes FM Makassar agar tidak melaksanakan Mudik Lebaran 2021 dalam menyambut Idul Fitri 1442 H, demi memutus rantai penyebaran Covid 19.

Kasubbid Penmas menjelaskan  operasi  ketupat-2021  atau operasi kemanusiaan ini akan  dilaksanakan  selama  12 hari,   mulai  tanggal 6  hingga  17 Mei 2021 dengan mengedepankan kegiatan pencegahan didukung deteksi dini dan penegakan hukum dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 H dan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19 dengan melibatkan ribuan personel.

“Polda Sulsel melibatkan 5220 personel gabungan dengan jumlah pos pengamanan 51 titik, pos pelayanan 31 titik, pos terpadu 10 titik dan pos penyekatan 46 titik “ungkap Kasubbid Penmas”.

Sementara AKP Tanri Abeng Kaur Dokliput menambahkan bahwa seluruh kegiatan operasi ketupat 2021 akan didokumentasikan dan dibuatkan laporan setiap hari kemudian dikirimkan ke Biro Ops Polda Sulsel.

Di kesempatan lain Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. E.Zulpan menambahkan bahwa operasi ketupat ini juga dilakukan untuk menindaklanjuti kebijakan pemerintah yang melarang kegiatan mudik lebaran 2021  guna menekan penyebaran virus corona (Covid-19). Operasi tersebut akan mengedepankan upaya preventif, sosialisasi dan juga penegakan hukum selama masa operasi berjalan.

“Tentunya ini akan disampaikan secara humanis dan persuasif,” kata E.Zulpan

Investigasiplus.com