Kunker di Kodim 1411/Bulukumba, Pangdam Hasanuddin Sampaikan Jangan Melanggar Hukum

INVESTIGATASIPLUS.COM

Bulukumba – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XIV/Hasanuddin Ny. Indah Syafei melaksanakan kunjungan kerja (kunker) di Kodim 1411/Bulukumba Jl. Jenderal Ahmad Yani Kel. Caile, Kec. Ujung Bulu, Kab. Bulukumba, Selasa pukul 15.11 Wita (4/05/2021).

Turut hadir Danrem 141/TP Brigjen TNI Djashar Djamil, S.E., M.M., Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, Ketua DPRD Bulukumba diwakili Wakil Ketua Komisi C DPRD Bulukumba Zulkifli Saiye, S.IP. dan Forkopimda maupun para unsur pejabat TNI Polri wilayah Bulukumba.

Dalam arahannya Pangdam mengatakan, Prajurit beserta keluarga agar tetap menjaga kesehatan, karena pandemi Covid-19 belum berakhir dan yang belum vaksin agar segera melaksanakan vaksin.

“Jaga kesehatan dan yang belum vaksin segera vaksin, biarpun kita sudah divaksin tetap patuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah dengan memakai masker mencuci tangan, menjaga jarak dalam beraktivitas, jauhi kerumunan dan kurangi mobilitas,” tuturnya.

“Di samping itu rajin berolahraga, makan makanan yang bergizi, berjemur matahari dan jangan terlalu banyak pikiran karena hal itu awal dari gangguan kesehatan,” ungkapnya.

“Dalam kehidupan di daerah manfaatkan potensi wilayah guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga dengan menanam tanaman yang bermanfaat di pekarangan rumah/asrama,” sambungnya.

“Dalam menjalankan tugas tiap prajurit supaya jaga moril, tetap semangat, berani, loyal dan jangan sekali-kali melanggar hukum, prajurit harus punya jiwa patriot serta militansi yang tinggi bila mendapat tugas atau perintah operasi sekalipun,” tegas Pangdam.

“Dan diingatkan masalah penerimaan TNI AD/werving supaya jangan ada yang terlibat baik prajurit maupun PNS serta keluarga, apabila ada yang terlibat akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” sambungnya.

“Selain itu dalam penggunaan media sosial (medsos) agar selalu ambil sisi positifnya dan jangan pernah mengomentari kebijakan-kebijakan pemerintah,” tutupnya. (Pendam/red).

Editor : Fakhruddin / Dhani Naba.