Kepala Desa Pa’rasangang Beru Tak Cerminkan Jiwa Kepemimpinan Pada Warganya



Investigasiplus.com

GOWA — Selama Mengemban tugas sebagai kepala desa lima tahun berjalan, selama itu juga Burhanuddin Miyala dinilai tempramental dan arogansi berlebihan, bahkan jabatan kepala desa dipundaknya kerap kali dimanfaatkan sebagai jabatan kekuasaan
sementara masyarakat takut akan risikonya kalau melawan

Persoalannya kata sumber karena kepala desa bisa saja menggunakan tangan besi kepada orang yang dianggap lawannya.

Seperti baru-baru ini 29/05 hanya persoalan sepele tanah tambang galian gol C muatan truk yang dikemudikan Asrul, tercecer depan rumahnya menjadi alasan naik pitam menghalangi truk lewat dengan memalangkan mobil pribadinya seraya membentak sopir truk melempar kata-kata yang tidak pantas keluar dari mulut seorang pemimpin, kata Asrul bersama beberapa keluargnya kepada wartawan 31/05 di pa’rasangan beru

Seharusnya seorang kepala Desa bisa mengkomunikasikan hal ini dengan baik tampa memperlihatkan sifat arogansi kepada warga karena jalan depan rumah kepala desa adalah jalan umum sehingga siapapun yang menggunakan akses jalan tersebut kalau ada gumpalan tanah yang jatuh kami bisa di sampaikan dengan cara baik2 dari tindakan arogansi kepala desa ini membuat beberapa keluarga Asrul diantaranya
Abd.Rahim Dg.Ngemba, Nadir Dg.Mangka dan Syarifuddin Dg.Siama pada 29/05 sekitar pukul 20.00 wita mengaku mendatangi Burhanuddin Miyala dirumahnya ingin mengetahui alasan memalangkan mobil pribadinya depan mobil yang dikemudikan Asrul.





Melihat ada beberapa orang dalam rumah kepala desa, Dirham Sibali dengan Naluri wartawannya secara refleks mampir untuk mencari tahu apa gerangan yang terjadi,

Sebagai wartawan yang dilindungi undan-undang pers mencari tau maksud kedatangan beberapa warga tersebut kerumah kepala desa yang kebetulan warga setempat, Karena Dirham Sibali sendiri adalah warga Desa itu.

Penasaran rasa ingin tahu dengan Adanya beberapa warga berada di sekitar rumah kepala desa namun yang diperoleh Dirham 31/05/2021 bukannya dijawab sama seperti biasanya kepada siapa saja yang menanyakan sesuatu tetapi justeru kata-kata yang sangat tabuh ditelinga manusia, baik dikalangan warga pa’rasangang beru pada khususnya, maupun warga takalar pada umumnya





Selain dijemput dengan kata-kata kasar yang tak layak di ucapkan seorang kepala desa, Dirham juga mengaku diusir serta ditendang beberapa kali hal ini disaksikan oleh beberapa warga yang ada di lokasi tersebut

Dengan demikian Dirham bersama beberapa keluarganya keberatan dan sepakat akan melaporkan kepihak yang berwajib

Oleh karena itu sejumlah masyarakat desa pa’rasangang beru mohon sebaiknya Bupati Takalar mengambil alih jabatan kepala desa dari Burhanuddin, sama saat jabatan kepala desa bontosunggu ditarik dari tangan Safaruddin Bani dan jabatan kepala desa sawakong ditarik dari Tawang

Hingga berita ini di publis, kepala desa pa’rasangang beru belum berhasil dikonfirmasi. (*)

Sumber : Natsir Tarang / kawalberita.com