Dorong Pengembangan SDM Dosen, FKIP Unismuh Gelar Bimtek Jabatan Fungsional



INVESTIGASIPLUS.COM

MAKASSAR – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Jabatan Fungsional Dosen Asisten Ahli menuju Lektor. Kegiatan ini digelar di Mini Hall FKIP Unismuh Makassar, Jalan Sultan Alauddin, Selasa-Rabu, 8-9 Juni 2021.

Dekan FKIP Unismuh Makassar Erwin Akib PhD mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan dosen di lingkungan FKIP.

 

“Target kami, dalam periode kepemimpinan saya, tidak ada lagi dosen FKIP yang Asisten Ahli, minimal semuanya berpangkat Lektor. Yang sudah Lektor, kita dorong agar segera mengurus Lektor Kepala, dan seterusnya hingga Guru Besar,” pungkas Alumni Program Doktor Universitas Teknologi Malaysia ini.

Erwin menambahkan, sengaja pihaknya menggelar acara ini bukan sekadar dalam bentuk sosialisasi, agar dosen langsung mempraktikkan mengunggah dokumen langsung ke aplikasi SIPINTER yang telah disiapkan Lembaga Layanan Dikti (LLDIKTI) Wilayah IX.

Menurutnya, pengembangan SDM Unggul menjadi prioritas utama di FKIP Unismuh. “Apalah arti Sarana dan Prasarana yang bagus kalau tidak diimbangi dengan SDM Dosen,” tambah Erwin.

Saat ini, jumlah dosen FKIP Unismuh yang telah memiliki jabatan fungsional asisten ahli sebanyak 132 orang, dan Lektor 57 orang. Sedangkan jumlah Lektor Kepala 14 orang, dan 2 orang Guru Besar.

Pada periode kepemimpinan kedua sebagai Dekan FKIP Unismuh, Erwin memiliki visi “FKIP Berkemajuan dan Berdayasaing Tinggi melalui Penguatan Caturdharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang berbasis Kemanusiaan”.

Untuk mencapai hal tersebut, katanya, pihaknya menargetkan predikat unggul pada beberapa aspek, antara lain SDM Dosen, prestasi mahasiswa, dan akreditasi program studi.

“Semoga langkah kecil ini, dapat memberikan sumbangsih menuju Unismuh sebagai Kampus Unggul tahun 2024,” tutupnya.

FKIP membina 11 Program Studi S1 yaitu Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Matematika, Teknologi Pendidikan, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Sosiologi, Pendidikan Fisika, dan Pendidikan Biologi.

Program studi lain yang dibina adalah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Seni Rupa, dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN). Ada pula Pendidikan Profesi Guru Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. (***/red).

Editor : Fakhruddin / Dhani Naba.

Investigasiplus.com