Bupati Bursel Hadiri Prosesi Pengukuhan Maggugul Mual Ke-14



Investigasiplus.com

Namrole – Bupati Kabupaten Buru Selatan (Bursel) Provinsi Maluku, DR Hi Tagop Sudarsono Soulissa, SH, MT bersama Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menghadiri dan menyaksikan pengukuhan, Sadrak Solissa sebagai Maggugul Mual Ke 14 berlangsung di Desa Mngeswaen Sabtu 5/6.2021.

Prosesi smaket pengkuhan adat tersebut dikuhkan, Gani Solissa tokoh adat Solissa dalam pengukuhan mengatakan, Dengan pengukuhan prosesi adat Solissa Maggugul Mual perlangsung hari ini dan hari selanjutnya dapat diberkati oleh Tuhan dan dapat direstui oleh moyang- moyang.

Bupati Bursel, DR Hi Tagop Sudarsono Soulissa, SH, MT Dalam sambutan, Bahwa hari ini dilaksanakan pengukuhan Maggugul Mual Ke 14,ini adalah sebuah langkah yang baik bahwa adat istiadat Kita orang buru itu tetap katong jaga, selanjutnya Pemda Bursel ketika kabupaten ini dibentuk menjadi daerah otonom dan secara pemerintahan orang buru tidak bisa dipisahkan sebagai orang basudara (Kai – Wait).

Katong orang Bursel adalah orang adat yang telah dihormati secara luas di Provinsi Maluku dan Nasional, hal ini terbukti sejak Saya memimpin 10 tahun kabupaten ini menjadi Bupati Dua priode program pertama telah memberikan insentif kepada tokoh, Agama dan tokoh adat serta tokoh masyarakat, karena tokoh adat adalah bagian dari sistim pemerintahan yang tidak bisa dipisahkan” Kata Bupati.

Ini adalah bagian dari pranata adat yang ada ditengah-tengah masyarakat harus dicatat dan dijaga oleh toko- toko adat tersebut baik itu kepala soa, kawasan, bapa puji, bila mana terjadi komplik, mereka yang bisa mampu dapat menyelesaikan dan meredahkan komplik dan ini terbukti diakui secara dan pengakuan berskalan terhadap adanya masyarakat suku adat.” Ujar Bupati Dua priode.

Hari ini Lanjut Bupati, pengkuhan bangsa Mual menjadi sebuah kebanggaan bahwa, sudah ada pemimpin secara adat mual kepada saudara kita, pak Zadrak Solissa dan siapapun Dia yang mempunyai gari keturunan bangsa Mual bukan saja yang ada di kabupaten ini akan tetapi masih banyak yang ada di Provinsi Maluku dan dimanapun berada Dia harus tunduk kepada pilihan yang dikukuhkan hari ini atas petunjuk dari orang tua-tua kita maupun berkat dari datuk moyang kita” Tegas Soulissa.

Acara tersebut selain dihadiri Bupati Bursel juga dihadiri Wakil Bupati Buru, Amustofa Besan, SH, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua majelis jemaat GPM Mngeswaen berserta staf dan jemaat, Koramil persiapan Kecamatan Fena Fafan berserta staf, Kapolsek Leksula, Kepala Kecamatan Fena Fafan, Agus Solissa, Para Kades, tokoh Adat Maggugul, Mate Besi, Hinolong Gebrihi, Hinolong Baman dan 24 Kepala Soa, Keluarga besar Solissa Fuka Masi dan sejumlah undangan lainnya. (Adam Kiat)

(Bursel) Provinsi Maluku, DR Hi Tagop Sudarsono Soulissa, SH, MT bersama Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menghadiri dan menyaksikan pengukuhan, Sadrak Solissa sebagai Maggugul Mual Ke 14 berlangsung di Desa Mngeswaen Sabtu 5/6.2021.

Prosesi smaket pengkuhan adat tersebut dikuhkan, Gani Solissa tokoh adat Solissa dalam pengukuhan mengatakan, Dengan pengukuhan prosesi adat Solissa Maggugul Mual perlangsung hari ini dan hari selanjutnya dapat diberkati oleh Tuhan dan dapat direstui oleh moyang- moyang.

Bupati Bursel, DR Hi Tagop Sudarsono Soulissa, SH, MT Dalam sambutan, Bahwa hari ini dilaksanakan pengukuhan Maggugul Mual Ke 14,ini adalah sebuah langkah yang baik bahwa adat istiada Kita orang buru itu tetap katong jaga, selanjutnya Pemda Bursel ketika kabupaten ini dibetuk menjadi daerah otonom dan secara pemerintahan orang buru tidak bisa dipisahkan sebagai orang basudara (Kai – Wait).

Katong orang Bursel adalah orang adat yang telah dihormati secara luas di Provinsi Maluku dan Nasional, hal ini terbukti sejak Saya memimpin 10 tahun kabupaten ini menjadi Bupati Dua priode program pertama telah memberikan insentif kepada tokoh, Agama dan tokoh adat serta tokoh masyarakat, karena tokoh adat adalah bagian dari sistim pemerintahan yang tidak bisa dipisahkan” Kata Bupati.

Ini adalah bagian dari pranata adat yang ada ditengah-tengah masyarakat harus dicatat dan dijaga oleh toko- toko adat tersebut baik itu kepala soa, kawasan, bapa puji, bila mana terjadi komplik, mereka yang bisa mampu dapat menyelesaikan dan meredahkan komplik dan ini terbukti diakui secara dan pengakuan berskalan terhadap adanya masyarakat suku adat.” Ujar Bupati Dua priode.

Hari ini Lanjut Bupati, pengkuhan bangsa Mual menjadi sebuah kebanggaan bahwa, sudah ada pemimpin secara adat mual kepada saudara kita, pak Zadrak Solissa dan siapapun Dia yang mempunyai gari keturunan bangsa Mual bukan saja yang ada di kabupaten ini akan tetapi masih banyak yang ada di Provinsi Maluku dan dimanapun berada Dia harus tunduk kepada pilihan yang dikukuhkan hari ini atas petunjuk dari orang tua-tua kita maupun berkat dari datuk moyang kita” Tegas Soulissa.

Acara tersebut selain dihadiri Bupati Bursel juga dihadiri Wakil Bupati Buru, Amustofa Besan, SH, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua majelis jemaat GPM Mngeswaen berserta staf dan jemaat, Koramil persiapan Kecamatan Fena Fafan berserta staf, Kapolsek Leksula, Kepala Kecamatan Fena Fafan, Agus Solissa, Para Kades, tokoh Adat Maggugul, Mate Besi, Hinolong Gebrihi, Hinolong Baman dan 24 Kepala Soa, Keluarga besar Solissa Fuka Masi dan sejumlah undangan lainnya. (Ayub Gewagit)

Editor : Dhani Naba

Investigasiplus.com